Perkenalkan Diri Saya

Perkenalkan Diri Saya

Tanggal: 2024-10-02

Kategori: Awalan

Penulis: Admin

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perkenalkan nama Saya Arif Hidayat. Saya seorang guru di UPTD SDN 1 Banjar Kecamatan Banjar Kota Banjar Jawa Barat. Sebelum Saya mengajar di tempat yang sekarang, Saya sudah mengajar di dua tempat lainnya, yaitu di SMP Muhammadiyah Cimanggu, Cilacap dan juga mengajar di UPTD SDN Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Saya mengajar baru mulai pada bulan Maret 2016 hingga saat ini. Karir pertama Saya sebagai guru adalah membantu tugas Bimbingan Konseling yang ada di SMP Muhammadiyah Cimanggu. Pada saat itu Saya diterima di sekolah tersebut karena keinginan Saya untuk mengabdi pada almamater Saya tersebut. Selain membantu pada Bimbingan Konseling, Saya juga mendapatkan jam mengajar mata pelajaran PAI. Dimana pada sekolah Muhammadiyah ada 6 mata pelajaran PAI yang dipecah, Saya mendapatkan mata pelajaran Aqidah Akhlah dan Fiqih. Pengalaman mengajar di kelas lebih banyak memang pada saat mengajar jam mata pelajaran. Namun pada satu tahun tertentu di sekolah tersebut, Bimbingan Konseling atau yang selanjutnya Saya singkat dengan BK, mendapatkan satu jam pelajaran untuk membimbing siswa-siswi. Pada saat tersebut, Saya lebih leluasa mendidik siswa-siswi daripada mengajar. Karena memang benar-benar mendidik apalagi pada saat itu atau mungkin saat ini juga, BK merupakan polisi sekolah yang siap “menangkap” dan “memberi hukuman” bagi siswa-siswi yang bermasalah. Dunia teknologi sebenarnya Saya dapatkan saat menjadi mahasiswa, yang kebetulan Saya aktif di kegiatan organisasi ekstra kampus yaitu IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah). Awalnya pada bagian media, namun karena media membutuhkan teknologi sebagai pengantarnya, maka terjunlah juga ke bagian teknologi juga. Yang biasa kita sebut dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Nah selain menjadi guru Al-Islam dan Ke-Muhammadiyah dan Bimbingan Konseling, di SMP Muhammadiyah Cimanggu juga menjadi bagian tim IT dimana terdapat beberapa orang didalamnya guru TIK dan waka lainnya. Di lab komputer yang kami punya saat itu, beberapa aplikasi ujian online dicoba untuk melayani siswa. Apalagi pada saat UTS dan PAS sudah kewajiban kami untuk menyiapkan router, laptop dan pengaturan aplikasi ujiannya. Itulah awal dimana mengenal teknologi dalam pendidikan. Pandemi Covid-2019 menyerbu sehingga semakin gencar juga mengenai teknologi yang dipakai mulai dari sekedar grup WA yang semakin ramai untuk mengirim tugas sampai dengan yang termutakhir adalah e-learning mobile. E-Learning Mobile ini adalah sebuah mobil yang dilengkapi dengan beberapa alat teknologi jaringan. Selain yang terpenting juga adalah listrik yang kami persiapkan menggunakan UPS, sehingga bisa mobile ke beberapa tempat. UPS masuk ke perangkat router dan laptop sebagai server sehingga siswa-siswi hanya mengakses IP Address server di laptop lalu bisa mengakses materi berupa teks dan gambar. Begitulah dunia Saya di sekolah “jawa” kata orang Banjar sini. Lalu 2020, Alhamdulillah Saya diangkat menjadi abdi negara atau PNS di sebuah sekolah dekat irigasi sawah di Kota Banjar, Jawa Barat. Tepatnya di desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman. Tidak banyak mengenai pendidikan dan teknologi di sekolah tersebut, karena pada saat di “jawa” sudah ada beberapa orang mengingatkan level SD berbeda dengan level SMP untuk implementasi teknologi. Maka, Saya lebih memfokuskan ke pengalaman mengajar sebagai abdi negara ditambah lagi Saya berpindah domisili yang berbeda wilayah dan juga kultur budayanya. Sehingga, Saya di sekolah ini hanya membantu proktor dan teknisi pada ANBK yang ada untuk mensetting IP Client. Belajar.id merupakan sebuah akun yang sangat super sekali menurut Saya. Dengan akun belajar.id kita bisa memanfaatkan fitur premium dari beberapa situs seperti Canva for Education, Quiziz dan lainnya. Di sekolah yang sekarang ini, Saya sangat mengagumi akun belajar.id ini. Andai API akun belajar.id dibuka dan bisa diolah seperti akun Google normalnya. Mungkin integrasi aplikasi lebih mudah. Itulah pikiran Saya setelah beberapa mengajar di sekolah yang sekarang. Menyandang sebagai sekolah negeri terfavorit di Kota Banjar, memang mudah mengarahkan siswa-siswi membawa smartphone. Yang Saya lakukan dengan siswa-siswi kelas IV membuat asesmen menggunakan Kahoot! Walaupun bukan bagian dari integrasi belajar.id, namun Kahoot! sangat membuat siswa-siswi semangat dalam mengerjakan soal, karena selain mengerjakan soal juga berlomba menjawab paling cepat. Itulah perkenalan Saya yang sangat panjang mulai dari pengalaman belajar di Jawa Tengah sampai saat ini di Kota Banjar. Tidak bagus menulis perkenalan dengan sangat detail sekali, misalnya nomor telepon dan alamat rumah takut disalah gunakan untuk kepentingan yang tidak Saya butuhkan, misalnya penawaran asuransi atau penawaran kredit mobil. Hehe Waalaikumsalam warrahmatullahi wabarakatuh

Kembali

Tambahkan Komentar:


Komentar: